Meteri #2
*MEMPERSIAPKAN SEBUAH KARYA, ITU SEPENTING MEMBUAT KARYA ITU SENDIRI*
Seperti profesi yang lain, menjadi penulis penuh dengan tantangan. Maka wajar, banyak yang menjadi penulis sukses banyak pula yang biasa-biasa saja.
Dan yang paling banyak adalah ingin jadi penulis, tapi satu buku pun tidak pernah selesai ditulis.
Kira-kira kenapa bisa begitu???
Yang menarik adalah sebuah penelitian tentang otak manusia.
Ada dua orang pelukis yang sama-sama membuat sebuah karya lukisan.
Pelukis A, melukis dengan sungguh-sungguh untuk menghasilkan karya seni berkualitas. Sedangkan pelukis B, melukis asal-asalan hanya coret-coret yang tidak jelas.
Setelah itu ditelitilah daya otak yang dimiliki kedua pelukis itu. Lalu muncullah hasilnya.
Ternyata kedua pelukis itu, menggunakan potensi pikiran yang sama, atau frekuensi pikiran yang sama. Anehnya walaupun sama, tapi hasilnya berbeda.
Apa maksud dan pelajaran dari riset itu?
Bahwa setiap orang menggunakan potensi pikiran yang sama, baik sedang beraktivitas atau pun tidak, baik menyia-nyiakan waktu atau memanfaatkannya.
Begitupun dengan menulis, orang yang sekedar menulis atau yang sungguh-sungguh ingin menciptakan karya hebat, keduanya menggunakan potensi otak yang sama, bahkan yang tidak menulis sekalipun.
Jadi pertanyaanya (pertanyaan ini harus Anda jawab dengan jujur)
Apa yang akan kita tulis?
Apakah tulisan yang betul-betul bermanfaat?
Apakah tulisan itu betul-betul berarti bagi Anda?
Tapikan ada yang bilang, kalau pengen nulis ya nulis aja, gak perlu banyak mikir tinggal tulis.
Yah betul...!!!
Tapi itu tahap paling dasar dan digunakan untuk menumbuhkan kebiasaan menulis.
Sementara jika ingin menjadi penulis yang menghasilkan karya luar biasa, Anda harus betul-betul menpersiapkannya.
Setidaknya ada 4 hal yang harus dipersiapkan untuk menghasilkan ide yang manarik dan luar biasa. Yaitu:
1. Tentukan ide tulisan Anda.
Ide tulisan itu buaanyak sekali. Tapi belum tentu itu cocok untuk Anda. Ide yang cocok dengan Anda bisa dilihat dari, apa kesukaan Anda? Apa hoby yang sedang Anda geluti? Apa bidang yang Anda kuasai?
Dengan ukuran itu, selain memungkinkan anda akan lebih menguasai konten tulisan, anda pun sudah pasti memahami ke mana karya anda akan diperkenalkan. Seorang pegiat mobil tua, ia akan tahu hal-hal soal mobil tua dan Komunitas pecinta mobil tua.
2. Temukan hal yang unik dari tulisan anda.
Tidak ada yang baru di bawah matahari, karena yang ada adalah modifikasi atau memperbaharui. Begitupun ide anda. Cara membuat ide anda unik adalah mencari pembeda ide Anda dengan orang lain, modifikasi lalu terus perbaiki.
3. Siapkan strategi untuk memperkenalkan tulisan Anda.
Ini hal yang sama pentingnya dengan dua poin di atas, karena Anda tentu tidak mau karya yang sudah dibuat dengan susah payah, justru tidak dikenal orang. Kemajuan teknologi informasi dan media sosial adalah alat terbaik memperkenalkan karya Anda. Silahkan pelajari ilmu digital marketing.
4. Konsisten sampai pembaca betul-betul mengenal Anda sendiri seorang pakar.
Tentu saya tidak akan menjelaskan secara detail pentingnya konsistensi. Yang jelas konsistensi akan membuat pembaca Anda mengenal Anda sebagai sosok yang menguasai bidang yang Anda tekuni. Tentu satu dan jadi ahli.
Kira-kira dari keempat poin di atas sudahkah Anda memilikinya, jika belum segera kuasai dan bangun secara perlahan dan berkaryalah....
Untuk menguatkan pondasi semangat berkarya, *tantang* diri anda :
1. Tulis ide besar dari tulisan yang ingin Anda tulis?
2. Tulis hal unik dari ide tulisan Anda?
3. Tulis strategi-strategi dan media apa saja yang Anda gunakan untuk memperkenalkan tulisan Anda?
4. Dengan tulisan Anda ini, ingin seperti apa Anda dikenal oleh pembaca Anda?
Keempat tantangan di atas dapat Anda terapkan sebagai langkah awal dalam mengawali karya yang akan Anda tulis.
Silakan dicoba...!
*MEMPERSIAPKAN SEBUAH KARYA, ITU SEPENTING MEMBUAT KARYA ITU SENDIRI*
Seperti profesi yang lain, menjadi penulis penuh dengan tantangan. Maka wajar, banyak yang menjadi penulis sukses banyak pula yang biasa-biasa saja.
Dan yang paling banyak adalah ingin jadi penulis, tapi satu buku pun tidak pernah selesai ditulis.
Kira-kira kenapa bisa begitu???
Yang menarik adalah sebuah penelitian tentang otak manusia.
Ada dua orang pelukis yang sama-sama membuat sebuah karya lukisan.
Pelukis A, melukis dengan sungguh-sungguh untuk menghasilkan karya seni berkualitas. Sedangkan pelukis B, melukis asal-asalan hanya coret-coret yang tidak jelas.
Setelah itu ditelitilah daya otak yang dimiliki kedua pelukis itu. Lalu muncullah hasilnya.
Ternyata kedua pelukis itu, menggunakan potensi pikiran yang sama, atau frekuensi pikiran yang sama. Anehnya walaupun sama, tapi hasilnya berbeda.
Apa maksud dan pelajaran dari riset itu?
Bahwa setiap orang menggunakan potensi pikiran yang sama, baik sedang beraktivitas atau pun tidak, baik menyia-nyiakan waktu atau memanfaatkannya.
Begitupun dengan menulis, orang yang sekedar menulis atau yang sungguh-sungguh ingin menciptakan karya hebat, keduanya menggunakan potensi otak yang sama, bahkan yang tidak menulis sekalipun.
Jadi pertanyaanya (pertanyaan ini harus Anda jawab dengan jujur)
Apa yang akan kita tulis?
Apakah tulisan yang betul-betul bermanfaat?
Apakah tulisan itu betul-betul berarti bagi Anda?
Tapikan ada yang bilang, kalau pengen nulis ya nulis aja, gak perlu banyak mikir tinggal tulis.
Yah betul...!!!
Tapi itu tahap paling dasar dan digunakan untuk menumbuhkan kebiasaan menulis.
Sementara jika ingin menjadi penulis yang menghasilkan karya luar biasa, Anda harus betul-betul menpersiapkannya.
Setidaknya ada 4 hal yang harus dipersiapkan untuk menghasilkan ide yang manarik dan luar biasa. Yaitu:
1. Tentukan ide tulisan Anda.
Ide tulisan itu buaanyak sekali. Tapi belum tentu itu cocok untuk Anda. Ide yang cocok dengan Anda bisa dilihat dari, apa kesukaan Anda? Apa hoby yang sedang Anda geluti? Apa bidang yang Anda kuasai?
Dengan ukuran itu, selain memungkinkan anda akan lebih menguasai konten tulisan, anda pun sudah pasti memahami ke mana karya anda akan diperkenalkan. Seorang pegiat mobil tua, ia akan tahu hal-hal soal mobil tua dan Komunitas pecinta mobil tua.
2. Temukan hal yang unik dari tulisan anda.
Tidak ada yang baru di bawah matahari, karena yang ada adalah modifikasi atau memperbaharui. Begitupun ide anda. Cara membuat ide anda unik adalah mencari pembeda ide Anda dengan orang lain, modifikasi lalu terus perbaiki.
3. Siapkan strategi untuk memperkenalkan tulisan Anda.
Ini hal yang sama pentingnya dengan dua poin di atas, karena Anda tentu tidak mau karya yang sudah dibuat dengan susah payah, justru tidak dikenal orang. Kemajuan teknologi informasi dan media sosial adalah alat terbaik memperkenalkan karya Anda. Silahkan pelajari ilmu digital marketing.
4. Konsisten sampai pembaca betul-betul mengenal Anda sendiri seorang pakar.
Tentu saya tidak akan menjelaskan secara detail pentingnya konsistensi. Yang jelas konsistensi akan membuat pembaca Anda mengenal Anda sebagai sosok yang menguasai bidang yang Anda tekuni. Tentu satu dan jadi ahli.
Kira-kira dari keempat poin di atas sudahkah Anda memilikinya, jika belum segera kuasai dan bangun secara perlahan dan berkaryalah....
Untuk menguatkan pondasi semangat berkarya, *tantang* diri anda :
1. Tulis ide besar dari tulisan yang ingin Anda tulis?
2. Tulis hal unik dari ide tulisan Anda?
3. Tulis strategi-strategi dan media apa saja yang Anda gunakan untuk memperkenalkan tulisan Anda?
4. Dengan tulisan Anda ini, ingin seperti apa Anda dikenal oleh pembaca Anda?
Keempat tantangan di atas dapat Anda terapkan sebagai langkah awal dalam mengawali karya yang akan Anda tulis.
Silakan dicoba...!
Komentar
Posting Komentar