Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Jo

Jo Jo Jo Setiap hari selalu disebut namanya Bukan karena ribut Bukan karena usil Bukan juga karena nakal Tapi karena setiap hari Jo datang dengan tampilan wajah yang berbeda. Ya beda dan sangat menonjol dari teman-temannya. Darah, benjolan, memar Selalu menghiasi wajahnya. Jo Jo Jo Apalagi yang terjadi? Jawab dengan jujur!!! Nada kami memang terasa kasar Namun bukan untuk Jo Melainkan untuk memar, darah dan benjolan yang ada pada wajahnya. ===Spontan di sampingnya Jo😣=== Tetap semangat ya Jo. Masa depan yang cerah menantimu Jo😘

COPAS Materi KMMPU

Meteri #2 *MEMPERSIAPKAN SEBUAH KARYA, ITU SEPENTING MEMBUAT KARYA ITU SENDIRI* Seperti profesi yang lain, menjadi penulis penuh dengan tantangan. Maka wajar, banyak yang menjadi penulis sukses banyak pula yang biasa-biasa saja. Dan yang paling banyak adalah ingin jadi penulis, tapi satu buku pun tidak pernah selesai ditulis. Kira-kira kenapa bisa begitu??? Yang menarik adalah sebuah penelitian tentang otak manusia. Ada dua orang pelukis yang sama-sama membuat sebuah karya lukisan. Pelukis A, melukis dengan sungguh-sungguh untuk menghasilkan karya seni berkualitas. Sedangkan pelukis B, melukis asal-asalan hanya coret-coret yang tidak jelas. Setelah itu ditelitilah daya otak yang dimiliki kedua pelukis itu. Lalu muncullah hasilnya. Ternyata kedua pelukis itu, menggunakan potensi pikiran yang sama, atau frekuensi pikiran yang sama. Anehnya walaupun sama, tapi hasilnya berbeda. Apa maksud dan pelajaran dari riset itu? Bahwa setiap orang menggunakan potensi pikiran ya...
 Tips Membuat Tulisan yang Manis Untuk Dibaca 1. Menulis dengan Hati         Sesuatu yang datangnya dari hati, maka akan jatuh ke hati. Begitulah orang-orang bilang. Termasuk dalam hal menulis, jika kita melibatkan perasaan maka pembaca akan merasakan rasa yang terkandung dalam tulisan kita. Contoh: kita sedang patah hati, lalu kita meluapkan perasaan kita dalam secarik kertas. Kita membayangkan kesenduan yang menyelimuti hati kita. Hingga pada akhirnya tulisan kita penuh dengan 'rasa'. Bisa saja dalam satu waktu, hanya saja hasilnya akan kurang maksimal. Metode yang saya pakai, saya menulis lalu saya simpan dulu tulisan tersebut. Selang beberapa waktu saya kembali membaca tulisan yang tadi saya tulis. Jika ada kata-kata yang salah (typo) saya perbaiki dan jika ada kata-kata yang perlu ditambahkan saya tambahkan. 2. Pemilihan Diksi Menurut KBBI, diksi adalah pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehin...