Langsung ke konten utama

TEORI PENGATURAN DIRI (SELF REGULATION)




TEORI PENGATURAN DIRI
(SELF REGULATION)

LATAR BELAKANG

Pengaturan diri disebut juga regulasi diri. Kemampuan meregulasi diri merupakan sifat yang dimiliki oleh manusia dan tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya. Regulasi diri merupakan salah satu faktor penting yang mampu mempengaruhi prestasi seseorang baik anak usia dini, sekolah dasar, menengah mapun remaja, namun meskipun seorang anak memiliki tingkat intelegensi yang baik, kepribadian, lingkungan rumah, dan lingkungan sekolah yang mendukungnya, tetapi tidak ditunjang dengan kemampuan regulasi diri yang baik maka siswa atau anak tersebut tetap tidak akan mampu mencapai prestasi yang optimal (Susanto, 2006 dikutip oleh Friskilia&Winata:2018). Oleh karena itu, pentingnya kita mengetahui serta mempelajari mengenai konsep dasar dari pengaturan diri yang menjadi salah satu faktor dalam proses tumbuh kembang sesorang. Maka pada makalah ini, kami berkesempatan membahas dan mengkaji konsep dasar teori pengaturan diri serta pengimplementasiannya pada anak sekolah dasar.


TOKOH TEORI PENGATURAN DIRI


ALBERT BANDURA

 Pengaturan diri atau Self regulation berasal dari teori sosial kognitif yang dikembangkan oleh Albert Bandura. Pengaturan diri merupakan salah satu komponen penting dalam teori kognitif sosial (social cognitive theory). Menurut Gufron (2011) Albert Bandura adalah orang yang pertama kali mempublikasikan teori belajar sosial pada awal 1960-an.

Ø  Albert Bandura lahir pada tanggal 4 Desember 1925 di Mundare, sebuah kota kecil di provinsi Alberta, Kanada.

Ø  Orangtuanya adalah petani gandum keturunan Polandia.

Ø  SMU yang dijalaninya hanya memiliki 20 murid dan 2 guru.

Ø  Setelah lulus, Bandura menghabiskan musim panasnya dengan bekerja di perusahaan rel kereta api Alaska.

Ø  Kebanyakan pekerjanya lari ke Alaska untuk melarikan diri dari “penagih hutang, kewajiban memberi tunjangan cerai dan petugas pembebasan bersyarat.” Bekerja dengan karakter-karakter seperti ini memunculkan dalam diri Bandura “Sebuah pengapresiasian yang mendalam terhadap psikopatologi hidup sehari-hari”

Ø  Bandura masuk universitas British Columbia di tahun 1946 dan meraih gelar sarjana muda di tahun 1949 di jurusan psikologi.

Ø  Masuk Universitas Lowa raih gelar MA tahun 1951 dan PhD tahun 1952.

Ø  Setelah setahun magang klinis di Guidance Center, Wichita, Kansas, dia masuk Universitas Stanford.

Ø  Setelah tiba di Stanford, Bandura mulai meneliti penyebab-penyebab agresi di dalam keluarga dengan rekan studinya.

Ø  Selama mengerjakan penelitian ini, Bandura jadi sadar pentingnya “modeling” dan pembelajaran lewat observasi bagi perkembangan kepribadian.

 



PENGERTIAN PENGATURAN DIRI (SELF REGULATION)

Pengaturan diri merupakan proses yang digunakan untuk mengaktifkan maupun mengatur pikiran, perilaku dan emosi dalam mencapai suatu tujuan tertentu.

 Self regulation learning diri  dapat didefinisikan sebagai proses aktif dan konstruktif dimana peserta didik menetapkan tujuan belajar, mengimplementasikan strategi, dan memonitor kemajuan pencapaian tujuan peserta didik dalam belajar


KARAKTERISTIK PENGATURAN DIRI

  1.  Mengatur tujuan belajar guna mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan motivasi;
  2. Menyadari hal-hal yang mempengaruhi kondisi emosional dan mempunyai strategi untuk mengatur emosi agar tidak mengganggu kegiatan belajar;
  3. Memantau kemajuan yang mendekati target belajar secara periodik;
  4. Memeriksa strategi belajar yang didasarkan pada kemajuan yang dicapai;
  5. Mengevaluasi rintangan yang mungkin timbul, dan membuat adaptasi yang diperlukan.
  6. Yess kamu berhasil sampai tujuanmu.

CIRI-CIRI PENGATURAN DIRI

•       membuat perencanaan dan melaksanakannya untuk proses pencapaiaan prestasi,

•       mengatur diri,

•       memiliki kemandirian dan kegigihan,

•       manajemen waktu,

•       melakukan evaluasi diri,

•       melakukan monitoring diri, dan

•       penguasaan strategi belajar yang mengarah pada pencapaian prestasi belajar.


KELEMAHAN DAN KELEBIHAN SELF REGULATION

KELEBIHAN

  1. kemampuan memperjelas tujuan belajarnya,
  2. kemampuan menyesuaikan materi belajar dengan bakat dan minatnya,
  3. kemampuan menciptakan pendidikan yang menantang, merangsang, dan menyenangkan, dan
  4. kemampuan menghindari tekanan yang tidak menentu, seperti suasana menakutkan, mengecewakan, dan membingungkan.

KELEMAHAN

  1. cenderung kurang terjadi interaksi diantara peserta didik,
  2. peserta didik kemungkinan terbentur dalam menyelesaikan tugas mandiri yang  kompleks, dan
  3. tuntutan pengaturan diri belajar tidak mudah dicapai pada tingkat yang tinggi.

 

KESIMPULAN

Regulasi diri atau pengaturan diri dapat diartikan bahwa proses yang digunakan untuk mengaktifkan maupun mengatur pikiran, perilaku dan emosi dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Regulasi diri (self regulation) adalah kemampuan dalam mengontrol, mengatur, merencanakan, mengarahkan, dan memonitor perilaku untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menggunakan strategi tertentu dan melibatkan unsur fisik, kognitif, motivasi, emosional, dan sosial. Faktor yang mempengaruhi regulasi diri adalah individu, perilaku dan lingkungan. Langkah-langkah pengaturan diri atau regulasi diri yaitu observasi diri (memonitor diri sendiri), evaluasi diri (menilai diri sendiri), dan reaksi diri (mempertahankan motivasi diri sendiri).

Regulasi diri pada pembelajaran atau disebut Self Regulation Learning. Self regulated Learning dapat di implementasikan pada semua jenjang pendidikan. Pada Sekolah Dasar, penggunakan SRL menekankan bagaimana peserta didik dapat mengatur diri untuk memenuhi tujuan pembelajaran.

 



SEMOGA BERMANFAAT !!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu dan Semesta

Entah kapan aku mulai memikirkanmu Entah kapan aku mulai mengingatmu. Semua seperti mimpi Mimpi yang membuat hati tenang. Kini aku menyadari bahwa ini bukan mimpi. Ini adalah rinduku yang dulu untukmu. Rindu yang sudah lama ku sembunyikan. Dan hadir kembali di waktu yang salah. Bukan salahmu tapi salahku Aku sudah terlanjur jujur. Aku terperangkap dalam rindu dan Semesta yang begitu peka dengan detakan jantung dan gundah ku saat melihatmu. Aku berusaha menghindar. Aku berusaha menyembunyikan semua rasa ini. Namun apa daya rindu dan Semesta lebih kuat dari ku. Hingga keduanya mengirimmu padaku. ===================================== 30112019_23.39 WITA_Sahabat *Menulis dpt membuat kita tenang dan nyaman. *Terus berkarya teman-teman *Terus berekspresi dalam hal positif. Trimaksih sudah mengunjungi blog ini dan membaca tulisan-tulisan saya. Tuhan berkati kita semua 😇🙏