Langsung ke konten utama

Jika Anda Mau Jadi Yang Pertama, Maka Jadilah Yang Paling Melayani

Hanya Sebuah Kutipan 
Ketika keduabelas murid Yesus berdebat tentang siapa yang terbesar diantara mereka, Yesus tidak marah atau menghukum mereka. Artinya Tuhan Yesus tidak melarang murid-muridNya menjadi yang terbaik atau terbesar. Akan tetapi, Yesus mengajarkan mereka "the heaven way" untuk menjadi yang terbesar, yaitu dengan menjadi yang terendah (pelayan) dan terakhir.

Kerendahan hati merupakan karakter penting seorang pelayan. Talenta atau karunia yang kita miliki haruslah diiringi kerendahan hati. Cara mudah mengetahui apakah kita sudah memiliki hati seorang pelayan adalah Allah melihat respon kita ketika diperlakukan seperti seorang hamba. Dimana seorang hamba:
  1. Tidak diapresiasi. Seorang hamba melayani tanpa pamrih. Hati hamba tidak mengejar promosi atau apresiasi. Sekalipun tidak ada ucapan terima kasih atau "good job", ia akan tetap memberikan yang terbaik karena ia telah mendidikasi hidupnya untuk melayani.
  2. Tidak diakui. pemimpin dengan hati seorang hamba tidak menuntut pengakuan. Ia akan dengan sadar mengambil posisi di belakang layar, mendukung sehingga orang lain dapat mengembangkan talentanya dalam pelayanan. Ia tidak egois, melainkan rela merendahkan dirinya (get down low) untuk dapat melihat ke atas (look up) ke talenta orang lain.
  3. Taat. Seorang hamba tidak dapat memilih pekerjaan yang ia ingin lakukan. Sekalipun tugas yang diberikan tidak sesuai dengan keinginannya, ia akan tetap taat pada tuannya. Apakah kita rela dibawa Tuhan keluar dari zona nyaman kita?


Terima kasih semoga tulisan ini bermanfaat. ๐Ÿ˜‡

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu dan Semesta

Entah kapan aku mulai memikirkanmu Entah kapan aku mulai mengingatmu. Semua seperti mimpi Mimpi yang membuat hati tenang. Kini aku menyadari bahwa ini bukan mimpi. Ini adalah rinduku yang dulu untukmu. Rindu yang sudah lama ku sembunyikan. Dan hadir kembali di waktu yang salah. Bukan salahmu tapi salahku Aku sudah terlanjur jujur. Aku terperangkap dalam rindu dan Semesta yang begitu peka dengan detakan jantung dan gundah ku saat melihatmu. Aku berusaha menghindar. Aku berusaha menyembunyikan semua rasa ini. Namun apa daya rindu dan Semesta lebih kuat dari ku. Hingga keduanya mengirimmu padaku. ===================================== 30112019_23.39 WITA_Sahabat *Menulis dpt membuat kita tenang dan nyaman. *Terus berkarya teman-teman *Terus berekspresi dalam hal positif. Trimaksih sudah mengunjungi blog ini dan membaca tulisan-tulisan saya. Tuhan berkati kita semua ๐Ÿ˜‡๐Ÿ™